Dunia · Liga Italia · Sepakbola

Jalan Terjal Inter di San Paolo

Akhir pekan ini Liga Italia Serie A akan menggelar pertandingan giornata 9 dimana akan ada laga besar antara Napoli melawan Inter Milan. Kedua klub sejauh ini menjadi penghuni teratas papan classifica, Napoli sementara ini bertengger sebagai capolista dengan 24 poin hasil sapu bersih 8 pertandingan awal mereka sementara itu Inter menguntit diposisi dua dengan 22 poin, hasil 7 kemenangan dan 1 kali imbang.

Sejauh ini Inter sudah berhasil menaklukan dua rival dalam jalam perburuan menuju scudetto, yakni menang dikandang AS Roma dengan skor 3-1 dan yang teranyar menaklukan AC Milan dengan skor 3-2 dalam laga bertajuk derby della madonnina. Sementara itu Napoli, praktis baru sekali menghadapi tim besar yakni saat menang di kandang AS Roma dengan skor 1-0.

Jalan terjal atau bisa saya bilang ini adalah ujuan sesungguhnya untuk Inter, terutama bagi lini pertahanan. Hal ini karena sejauh ini agresivitas lini serang Napoli amat menjanjikan, trio Lorenzo Insigne – Dries Mertens – Jose Maria Callejon akan menjadi ancaman serius untuk para pemain belakang Inter.

Selain lini serang, secara keseluruhan kesebelasan Napoli yang dibesut Maurizzio Sarri ini terlihat begitu solid. Hal itu adalah wajar mengingat musim ini pemain Napoli tidak banyak terjadi perubahan dari musim lalu. Permainan menyerang dengan gaya umpan-umpan pendek cepat sepertinya telah menjadi identitas klub berjuluk il Partenopei itu. Menurut saya, mereka punya permainan dengan intensivitas paling cepat di liga saat ini.

Kedua tim ini memiliki gaya permainan yang berbeda, Napoli besutan Sarri kerap mengusung permainan menyerang dengan cepat menggunakan pola 4-3-3 yang solid. Inter kerap memainkan 4-2-3-1 kesukaan Luciano Spalletti mengandalkan penguasaan bola dan serangan dari sayap, dengan tempo sedang.

Saya rasa Sarri tidak akan banyak merubah komposisi pemain dan racikan strateginya jika semua pemain dalam kondisi fit. Pepe Reina akan tetap jadi andalan pada pos penjaga gawang, berdiri didepannya kuartet pemain belakang Raul Albiol dan Kholidou Koulibaly beduet di jantung pertahanan dengan Eseid Hysaj dan Faouzi Ghoulam sebagai bek sayap kiri dan kanan. Lini tengah kesolidan trio Marek Hamsik – Jorginho – Allan akan dimainkan sejak awal untuk menopang lini depan Napoli.

Kubu tamu, yang juga merupakan tim kesayangan saya juga pastinya tidak akan melakukan banyak perubahan. Samir Handanovic akan mengawal gawang Inter, dijaga oleh duet Joao Miranda – Milan Skriniar dijantung pertahanan. Untuk posisi bek sayap, Spalletti harus cermat dalam memilih siapa yang akan diturunkan untuk meredam teror dari sisi sayap kanan dan kiri lawan. Lorenzo Insigne dikiri dan Jose Callejon dikanan akan jadi ujian untuk para bek sayap Inter, apakah Danilo D’Ambrosio dan Yuto Nagatomo akan tetap dipertahankan seperti pada saat menghadapi AC Milan.

Untuk meredam kecepatan Insigne – Callejon, apakah Spalletti akan menggunakan pemain dengan jam terbang tinggi menghadapi partai besar, jika iya, maka D’Ambrosio dan Nagatomo lah yang akan bermain dari awal. Opsi lain, meredam kecepatan dengan kecepatan juga, jika opsi meladeni permainan cepat Napoli maka Joao Cancelo dan Dalbert yang masih muda dan cepat bisa jadi pilihan.

Lini tengah, lini yang selama ini kerap di utak-atik oleh Spalletti. Pos poros ganda dan seorang playmaker selalu berbeda dari pertandingan ke pertandingan. Gelandang yang dimiliki Inter mulai dari Marcelo Brozovic, Borja Valero, Roberto Gagliardini, Joao Mario sampai Mattia Vecino kerap bertukar peran. Untuk lini ini nampaknya Spalletti masih belum menemukan formula yang tetap (galau).

Lini serang, il Capitano Mauro Icardi akan mengisi pos penyerang tengah Inter dimana akan ditopang oleh Antonio Candreva di sayap kanan dan Ivan Perisic di sayap kiri. Jika tiga pemain ini bermain cemerlang, kemenangan adalah bukan suatu hal yang tidak mungkin didapat oleh kubu Inter.

Keuntungan Napoli adalah mereka akan bermain dihadapan pendukungnya sendiri (tuan rumah) dan grafik permainan mereka yang sedang bagus-bagusnya terlepas dari kekalahan 1-2 oleh Manchester City dalam laga UEFA Champions League (UCL). Sementara Inter yang akan bertindak sebagai tamu juga memiliki keuntungan dari aspek fisik dan kebugaran pemain, karena Inter tidak melakukan pertandingan dalam suatu ajang pada tengah minggu kemarin.

Napoli yang belakangan ini menjelma kembali menjadi kekuatan sepakbola Italia dan kerap berada jalur perebutan scudetto tiap tahunnya tentunya akan menjadi ujian selanjutnya untuk Inter. Semoga “Jalan terjal Inter di San Paolo” ini bisa dilewati dengan hasil yang manis.

Forza Inter!!

Sumber Foto : Fanspage Facebook Internazionale Milano

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s