Indonesia · Sepakbola

Saddil Sudah Move On, Kalian?

Sumber Foto : bola dot com

Indonesia mengawali kiprahnya di ajang Kualifikasi Piala Asia U19 dengan baik, pada partai perdana Timnas U19 mencukur Brunei U19 5-0, Egy Maulana Vikri dkk juga begitu mendominasi jalannya pertandingan (statistik). Dalam babak kualifikasi Piala Asia U19 ini Indonesia tergabung satu grup dengan Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam dimana Korea menjadi tuan rumah grup ini. Sebenarnya apapun hasil yang didapat pada babak kualifikasi ini tidak akan mempengaruhi kepastian Indonesia tampil diajang Piala Asia U19, karena Indonesia akan menjadi tuan rumahnya.

Namun nampaknya Indra Sjafrie tidak mau bersantai dan tetap menginginkan anak asuhnya tampil sebaik mungkin di babak kualifikasi ini. Menyoroti kemenangan atas Brunei, dari 5 gol yang digelontorkan ke gawang Brunei salah satunya dicetak Saddil Ramdani yang beberapa waktu lalu kerap di cemooh beberapa penggemar timnas.

Kartu merah karena pelanggaran “bodoh” didapat Saddil pada Babak Semi Final Piala AFF U19 2017 membuat ia jadi bahan cemohan publik sepakbola tanah air. Bagaimana tidak, Timnas U19 yang sejak awal bermain baik dan terus menekan lawan (Thailand), dimana jarang-jarang kita bisa melihat Thailand begitu tertekannya dan kesulitan mengembangkan permainan sampai Saddil yang baru masuk dalam lapangan beberapa detik setelah menggantikan Febby Eka Putra (cedera) terkena kartu merah di penghujung babak pertama.

Saddil menyikut pemain Thailand Wudtichai Kumkeam, yang sebelumnya menendang punggung Saddil dengan lutut. Tanpa ampun wasit yang memimpin pertandingan mengganjar Saddil dengan kartu merah yang membuat Timnas U19 harus bermain dengan sepuluh pemain sejak babak kedua.

Walhasil, di babak kedua Indonesia menerapkan strategi bertahan dan hanya sesekali melakukan fast counter attack. Skor pun tetap 0-0 sampai babak kedua usai, hingga pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Indonesia pun harus mengakui keunggulan lawannya itu dan mengubur mimpi ke babak final untuk menjadi juara.

Saddil pun dengan jiwa besar mengungkapkan permintaan maafnya kepada seluruh publik sepakbola Indonesia atas kesalahannya itu. Setelah itu cemohan kembali datang saat Saddil gagal mengeksekusi tendangan dua belas pas pada pertandingan persahabatan dimana Garuda muda menang 2-0 atas Kamboja U19.

Namun nampaknya saya melihat Saddil tidak berlarut-larut dalam meratapi kesialan yang dia alami itu. Beberapa kali saya memantau permainannya saat kembali membela klubnya Persela Lamongan di ajang Liga 1 Gojek Traveloka, disitu saya melihat ia kerap bermain sangat baik sekali. Saya melihat dia tidak terpengaruh berbagai macam omongan negatif terhadap dirinya, ia tetap menunjukan kepada semua orang bahwa ia pantas menjadi andalan Timnas. Penampilan apiknya itu membawa berkah bagi Persela, karena sedikit demi sedikit Persela beranjak naik meninggalkan dan lepas dari zona degradasi.

Kembali ke partai Indonesia melawan Brunei dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U19, dimana Timnas mencukur lawannya itu dengan skor 5-0. Saddil menyumbang satu gol ke gawang lawan, gol yang memiliki gaya sama dengan golnya ke gawang Filipina diajang Sea Games. Pada kedua gol tersebut Saddil melakukan cut inside dan menyelesaikannya dengan tendangan keras menghujam gawang lawan.

Gol ini sekaligus menegaskan Saddil adalah seorang pemain yang pantas berada di skuad Garuda Muda. Gol itu pula yang membuat saya menilai seorang Saddil adalah merupakan gelandang serang sayap yang komplit. Kecepatan, skill individu dan tendangan keras merupakan modal berharga yang ia miliki, semoga saja ia mendapat pembinaan yang tepat dari PSSI dan dukungan dari insan sepakbola nasional. Menurut saya dia adalah seorang winger yang bisa jadi andalan buat timnas dalam periode yang lama mengingat usianya kini masih belia.

Kehadiran Saddil membuat opsi timnas untuk pemain winger berkecepatan tinggi semakin banyak. Melihat bagaimana ia bermain belakangan ini, sepertinya ia sudah menunjukan bahwa ia mampu bangkit dari keterpurukan.

Saddil sudah move on, kalian?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s