Islam

Memeluk Erat Kebenaran

Oleh : Ustadz Zulfikar Matin Effendi Hafidzahullah

Pagi ini kedatangan tamu istimewa ke warung! Saudara se-SMA, katanya baru keluar dari Bank daerah terkemuka di jabar, sebagai posisi terakhir supervisor di salahsatu kantor cabang. (No tag!)

Masyaallah, tentu bukan hal mudah utk meninggalkan posisinya tersebut, namun demikianlah rezeki hidayah. Beliau tunaikan azzamnya yg kuat dengan izin Allah dan meninggalkan kenikmatan dan macam-macam fasilitas dunia dibelakang punggungnya.

Hidayah ini adalah rahmat, yg mahal, maka harus dijemput. Bermula dari kegalauan beliau, maka mulailah ia “mencari tahu” tentang hukumnya menjadi supervisor lembaga riba. Awalnya berharap dapat pembenaran, namun yg terkuak, akhirnya, adalah kebenaran.. Walhamdulillah..

Tengok, betapa ilmu yg bermanfaat menjadi salah satu penyebab terkuat turunnya rahmat hidayah Allah. Semakin dicari tahu, semakin yakin dan faham, hingga memutuskan: “ini tidak boleh!”

Demikianlah susunan doa yg Rasulullah shallallahu alayhi wasallam ajarkan kepada kita. Yaitu :
اللهم َّ إِنِّي أَسْأَلُكَ :
عِلْمًا نَافِعًا
وَرِزْقًا طَيِّبًا
وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Ya Allah, aku memohon kepadamu, (1) ilmu yg bermanfaat, (2) rezeki yg baik, dan (3) amalan yg diterima. (shahih, Ahmad)

Dalam riwayat yg lain, susunan rezeki ada yg setelah amal, namun ilmu tetap diminta awal.

Setidaknya,

dengan ilmu yg bermanfaat, tentu dia mengerti, mana yg boleh dan mana tak boleh dalam pasal rezekinya. Mana halal mana haram. Hingga mengerti betuul: mana sebab, mana sumber sebab, mana jalan dan alat. Jadilah rezeki “yang baik”…

Dengan ilmu yg bermanfaat, PLUS rezeki yg baik, halal, mengalir dalam daging dan darah, tentu membuka peluang lebih besar utk kualitas dhahir dan bathin setiap amalan sholeh yg sempurna. Dengan ilmunya tadi, dia faham tatacara beribadah yg benar. Dengan harta halalnya, doanya mustajab! Sehingga diharapkan seluruh amalan sholehnya diterima..

Ahlan, habibi..
Langkah pertama selanjutnya : Segera dekati majelis ilmu, semoga Allah ampuni dosa yg terlampau, semoga Allah mudahkan engkau membersihkan hartamu, kemudian Allah istiqomahkan hijrahmu dan keluargamu. Memeluk erat kebenaran!

Baarakallahufiih..
.
.
.
Untuk antum lainnya, yg masih di bank, apalagi masih sekedar cs atau teller, resign sudah! Sebelum jd kepala cabang, nanti makin tinggi ujianmu! 🙂

Semoga Allah mudahkan..

Sumber Foto: Google

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s