Anak dan Istri · Islam

Parenting Langit

Oleh: Ustadz Zulfikar Matin Effendi Hafidzahullah

Perlu diingat hingga dibawah alam sadar, bahwa anak dan pasangan adalah amaanah dari Allah. Maka sebaik-baik penjaganya adalah Dia saja.

Parenting banyak ragam, banyak jenis, puluhan buku dan kursusnya,, tapi mesti diyakini Allah juga yang membolak-balikkan hati: kita dan mereka. Kita tidak 24 jam disamping anak-anak kita. Bahkan kita gak tahu apa yg mereka “batinkan” dlm bahasa hatinya.

Jangan lupa menitipkan balik apa yg Allah titipkan kepada kita. Ikhtiar dan tawakalnya harus sejalan. Apa yg dimakan, sebagai calon darah dan daging mereka, pastikan dari bahan dan jalur yg halal. Ini duluan yg pertama. Seiring dengan banyak didoakan, karena kita tidak tahu catatan taqdir apa yg telah mengering untuk anak-anak kita di lawhul mahfudz.

Kita mungkin bisa memasukkan anak kita ke sekolah yg bagus, membimbing hafal alquran, menerapkan aturan ketat dalam akhlaqnya, dan lain-lain… Tidak salah, bahkan mesti demikian dalam ikhtiar. Namun jangan jumawa, karena anak kita milik Allah juga.

Nuh ‘alayhissalam, adalah rasulullah pertama, tentu kualitas parenting beliau nomor satu. Namun ikhtiar tidak mengalahkan taqdir, salahsatu putranya menolak bergabung naik bahtera dan berlaku sombong atas ketetapan Allah.

Luth ‘alayhissalam, adalah rasulullah dan hambaNya yg bertaqwa, Allah memujinya. Tentu beliau lebih mampu mendidik istrinya. Namun ikhtiar tidak mendahului taqdir dalam hasil, istrinya bermaksiat kepadanya dan menjadi pelajaran tentang contoh pendosa.

Bahkan, seorang kawan adik kami, dahulu dikenal memiliki banyak hafalan alquran di aliyah boarding school terkenal kawasan Serpong, sering menjadi imam dan didengar kawan-kawannya. Hari ini dia murtad. Semoga Allah menunjukinya jalan kembali.

Ayah, ibu…

Parenting ini tentang menjaga gelas kaca, luar dan dalam. Berhati-hatilah dalam itikad dan niat. Jangan terlintas kebanggaan hingga ujub ketika anak mungil kita sudah fasih melafal alquran. Kembalikan pada Allah. Bukankah doa orang tua bagi anaknya adalah salahsatu bentuk doa yg mustajab? Seberapa sering engkau usap seluruh tubuh mereka sebelum tidur dengan doa perlindungan? Berapa kali sehari engkau tiup ubun-ubun mereka dengan doa? Berapa kali engkau bayangkan wajah-wajah mereka dalam doa? Agar menjadi dzuriyat shaleh, dzuriyat yg senantiasa menegakkan shalat, dzuriyat yg akan menjadi imam bagi orang-orang bertaqwa.. Berapa kali? Dikisahkan, imam asy-Syafi’i telah mengulang-ngulang doa meminta anak yg shaleh sejak beliau masih bujang! Karena doa ini proses yang panjang.

Semoga Allah menganugerahkan berkahNya kepada keluarga kita, sebagian keberkahan yg Allah berikan kepada keluarga ibrahim ‘alayhissalam. Selamat mencari nafkah yg halal, wahai bapak-bapak.. Barakallahufiikum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s