Islam · Terkini

Kadar Iman Itu Naik dan Turun

Jagat maya lagi dihebohkan sama berita dua seleb kita yang memancing beragam reaksi para netizen. Ada yang memutuskan kembali ke panggung hiburan setelah sempat berhijrah dan ada yang memutuskan kembali melepas hijab setelah sempat mengenakannya. Karena kebetulan dua seleb itu beragama Islam, jadilah media membombardir pemberitaan sebagai bentuk pancingan kepada kita kaum muslimin untuk menggibahi kedua saudara muslim kita itu.

“Kadar keimanan seseorang itu naik dan turun”.

Sebagai seorang muslim seharusnya kita pernah mempelajari bahwa kadar keimanan seorang manusia itu naik turun seperti banyak dijelaskan dalam nash-nash AlQur’an dan Asshunnah. Menjelaskan pemilik iman yang bertingkat-tingkat sebagiannya lebih sempurna imannya dari yang lainnya. Ada diantara mereka yang disebut assaabiq bil khoiraat (terdepan dalam kebaikan), al-Muqtashid (pertengahan) dan zholim linafsihi (menzholimi diri sendiri). Ada juga al-Muhsin, al-Mukmin dan al-Muslim. Semua ini menunjukan mereka tidak berada dalam satu martabat. Ini menandakan bahwa iman itu bisa bertambah dan berkurang (Baca Juga).

وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ مَرَدًّا

Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.” (QS Maryam: 76)

Coba kita ingat-ingat tentang diri kita sendiri, saya yakin kita pasti pernah mengalami suatu kondisi dimana kadar iman kita lagi naik (bertambah) tapi suatu ketika drop turun lagi (berkurang). Hanya Allah Ta’ala yang mampu menetapkan anda untuk tetap dijalan Allah, atau terjerumus kembali ke jurang maksiat. Tapi sebagai seorang muslim sudah menjadi kewaiban kita untuk saling mengingatkan dengan cara-cara yang baik dan terpuji.

Salah satu do’a favorit Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

Oleh karena itu sebagai seorang muslim kita alangkah baiknya jika kita selalu memanjatkan doa kepada Allah Ta’ala sang pemilik hati kita, seperti yang di contohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Ini salah satu doa favorit Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang sering beliau panjatkan,

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik

Artinya: Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.

Karena pada dasarnya sebagai manusia kita hanya bisa saling mengingatkan, sementara yang bisa mendatangkan hidayah dan menjauhkan hidayah dari seseorang ya cuma Allah Ta’ala. Maka dari itu kita kudu sering-sering baca doa (diatas), menandakan kita mencukupkan Allah Ta’ala sebagai penolong.

Lalu, kira-kira apa saja yang bisa menjadikan kadar iman kita naik dan turun, nih ada kajian online yang bagus (Baca Juga).

Kira-kira kesimpulannya begini, pertama adalah sebab keimanan seseorang bertambah, yakni:

  • Belajar ilmu yang bermanfaat yang bersumber dari Al qur’an dan Ash shunnah,
  • Merenungi dan meneliti keadaan serta keberadaan makhluk Allah Ta’ala yang lain (beraneka ragam),
  • Berusaha sungguh-sungguh melaksanakan amal shalih dengan ikhlas, memperbanyak dan berkesinambungan,

Sementara yang menyebabkan berkurangnya iman antara lain sebagai berikut:

  • Kebodohan (faktor internal),
  • Kelalaian (internal),
  • Perbuatan maksiat dan dosa (internal),
  • Nafsu yang mengajak kepada keburukan (internal),
  • Iblis dan Syetan (eksternal),
  • Dunia dan fitnah/ godaannya (eksternal),
  • Teman bergaul (eksternal).

Coba itu fahami sebab-sebab naik dan turunnya keimanan, jika sudah faham maka kita akan menyadari siapapun selama masih hidup akan selalu dihinggapi kebodohan, kelalaian, perbuatan dosa, hawa nafsu, iblis, godaan dunia dan lingkungan pergaulan. Lalu siapa yang mampu memberikan perlindungan kepada kita dari hal-hal diatas?

Ya, mohonlah perlindungan kepada Allah Ta’ala, karena Dia adalah sebaik-baik tempat berlindung. Nah, jika anda sudah mempelajari tentang apa itu iman, lalu memahami juga bahwa kadarnya bisa naik dan turun lalu mengerti juga faktor-faktor yang menjadi penyebabnya sebagai muslim sudah seharusnya kita mulai menyikapi menurunnya kadar keimanan seseorang dengan ilmu yang sudah kita pelajari, janganlah sampai kita menyikapi itu semua tanpa dasar ilmu agama.

“Selama masih hidup kadar keimanan akan naik dan turun”

Ya begitulah, selama masih hidup kita akan terus mengalami kadar iman yang fluktuatif tinggal bagaimana kita mampu menghadapinya dengan pendekatan yang tepat.

Yang penting ingat selalu firman Allah Ta’la pada gambar pengantar artikel ini. Janganlah sekali-sekali kamu mati selain dari keadaan Islam, dimana Islam disini bukan arti yang sepele hanya sekadar cetakan pada KTP anda saja. Islam yang dimaksud ayat tersebut adalah Islam yang nilai-nilainya benar ditegakkan sesuai pemahaman manhajul haq, pemahamannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, para sahabat, para thabi’in, para thabi’in thabi’ut dan para salafussalih.

Jika anda khawatir dengan orang lain yang sedang turun kadar imannya, maka sebaiknya anda harus lebih mengkhawatirkan diri anda sendiri, lalu keluarga anda terutama anak dan istri anda.

Berhenti menghujat saudara-saudara kita yang kembali tergelincir dan saudara-saudara kita yang bahkan belum sekalipun berhijrah. Perbanyak doa untuk mereka dan diri kita sendiri, doa memohon hidayah dan petunjuk, doa memohon ampunan dari segala perbuatan dosa serta doa memohon ketetapan hati kita supaya istiqomah dijalan agama-Nya.

Karena,

  • Apakah jika kita menghujat saudara kita, lalu kita mendapat pahala?
  • Apakah jika kita menghujat saudara kita, lalu mereka bisa mendapat hidayah untuk berubah?
  • Doakan mereka, kita akan dapat pahala,
  • Doakan mereka, tangan Allah Ta’ala akan menurunkan hidayah kepada mereka.

InsyaAllah, aamiin yaa rabb.

Akhirnya, semoga Allah Ta’ala senantiasa menetapkan hati kita di jalan agama-Nya, aamiin yaa rabb.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s