Islam

Kuantitas Tidak Akan Menggentarkan Musuh-Musuh

Oleh : Ustadz Kautsar Amru

Kebangkitan politik Islam itu dimulai dari kebangkitan Aqidah Islam terlebih dahulu, sebagai landasan nya.

Sebab jika tidak,
maka politik Islam hanya akan menjadi sekedar usaha untuk mengumpulkan umat, membangkitkan emosi, dan memperebutkan kekuasaan demi kepentingan dunia belaka.

Persatuan yang terjadi pun hanyalah persatuan semu, hanya merupakan persatuan badan (baca : berkumpul rame rame), dan bukan persatuan jiwa dan nilai yang ada di dalam dada.

Ya karena persatuan ini tidak dilandaskan hasil pembinaan dan pembersihan Aqidah dalam waktu yang lama, persatuan karena murninya Aqidah dan manhaj yang ada di dalam dada dada mereka, sebagaimana yang diajarkan dan dicontohkan Rasulullah dan para sahabat nya.

Tapi hanya karena lebih motivasi unsur kebangkitan dhohir yang tampak dari luar saja. Dakwah yang penting bisa mengumpulkan umat, biar bisa kelihatan “show off force”.

***
Inilah mungkin rahasianya,
kenapa Rasulullah ketika ditawari kekuasaan pada waktu beliau sedang fokus membina kebangkitan Aqidah Islam, beliau menolaknya.

Yakni karena beliau ingin menegakkan kebangkitan Aqidah Islam yang benar dan kokoh terlebih dahulu, dibandingkan kebangkitan politik Islam.

Sebagaimana sholat, maka harus tertib dan urut rukun nya. Harus dimulai dari niat dan takbirotul ihrom dulu, dan tidak boleh langsung “ujug ujug” duduk tahiyat dan salam.

Faham maksud saya kan?

Dan syarat kebangkitan Aqidah Islam yang harus mendahului dan yang menjadi landasan kebangkitan politik Islam itu, selain sesuai dengan contoh Rasulullah dan para sahabatnya dalam memperjuangkan Islam.

Juga sesuai dengan firman Allah subhaanahu wa ta’aala dalam QS An Nuur : 55 berikut ini.

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa,

dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka,

dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa.

Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.

Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” [QS An-Nuur : 55]

Jadi janji Allah akan Kebangkitan Politik Islam itu akan terwujud jika Kebangkitan Aqidah Islam sudah ada terlebih dahulu.

Orang orang harus benar Aqidah keimanan dan amalan ibadah mereka terlebih dahulu. Atas dasar itulah baru persatuan yang haqiqi terbentuk, dan janji Allah terwujud.

****
Bagaimana jika yang penting itu adalah kebangkitan politik Islam dulu, masa bodoh dengan masalah Aqidah dan Manhaj. Karena itu dianggap bisa ditolerir.

Ya jadinya ntar akan senantiasa bermunculan generasi generasi “bani mumet”.

Mumet karena sudah berusaha tapi kok hati nurani bilang ini berlawanan dengan dalil. Mumet untuk menutupi dan memberikan udzur penyimpangan penyimpangan Aqidah dan manhaj yang mereka lakukan, karena mereka memang bersatu tidak di atas Aqidah yang Shohih.

Yang penting ngumpul, bersatu, mau untuk berjuang bersama, dan kasih udzur terhadap kesalahan Aqidah dan manhaj yang ada.

Dan masih banyak lagi kemumetan yang lain lagi, yang akan terjadi.

Inilah akibatnya jika rukun nya tidak tertib. Tidak niat dan takbirotul ihrom dulu, terus ujug ujug langsung mau duduk tahiyat dan salam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s