Terkini

Perspektif

Oleh: Alee Massaid

Semasa bujangan saya pernah tinggal serumah dengan seorang teman dari Palestina yang kuliah di al-Azhar dan Universitas Gaza. Kebiasaannya bolak-balik Cairo-Gaza setiap beberapa bulan. Menurutnya, bangsa Palestina dikenali di antara masyarakat Arab pada umumnya dengan budaya mencaci Allah Jalla wa ‘Alā dan memaki agama di kala emosi tak terkendali. Pula, Kerusakan akhlak pemuda muslim Palestina di wilayah pendudukan Israel adalah sesuatu yang nyata, tandasnya.

Menurutnya juga, dirinya dan banyak remaja di negerinya pernah turun ke jalan ikut andil dalam intifadhah melawan tentara Yahudi hanya bermodal semangat tanpa didasari ilmu. Banyak dari mereka yang menjadi korban, namun dirinya adalah salah seorang dari yang selamat.

Kemudian menginjak usia dewasa beliau sadar bahwa perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh di semua aspek dan dimulai dari kesadaran setiap individu mengenali segala kekurangan dirinya.

Lantas apa yang beliau lakukan? Jawabannya: belajar, beramal, berdakwah, serta bersabar menghadapi segala rintangan yang dihadapinya dengan terus berupaya mempertahankan konsistensi ketulusan niat karena Allah dan demi perbaikan nasib bangsanya.

Nahsabuhu kadzālika wa lā nuzakkī ‘alā Allahi ahadā.

Sekian info sore sore ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s