Islam · Terkini

Tetaplah Tenang

Baru saja tadi malam, lagi ada pengajian warga di masjid selepas isya. Tiba-tiba riuh ramai orang di luar. Ternyata pak RW, staf hansip, dan beberapa pemuda.

“ada apa, pak?”

“itu ada orang gila, yg pake baju garis2, nyamar ngaji!”

Kemudian saya cek ke dalam. Memang ada ditengah bapak-bapak seorang pemuda dgn kemeja garis-garis dan sarung putih. Saya dekati, beradu pandangan. Memang bertingkah tak normal. Sebutlah saja dia gila..

Saya kembali keluar masjid. Masyarakat ‘keukeuh’ mau menangkap orang terindikasi gila tadi. Kata mereka, “sekarang lagi musim orang pura-pura gila mau membuat celaka ustadz-ustadz! Bawa keluar!” begitu seruannya dlm bahasa sunda.

Hampir keseluruhan mereka bukan ahli masjid. Bahkan banyak yg saya gak pernah lihat jumatan. Tapi giliran rame-rame gini mudah sekali tersulut.

Akhirnya saya katakan, “biarkan dia ikut pengajian. Dia dibawah pengawasan saya, insyaallah. Hayu atuh bapak-bapak juga sambil ikut masuk, kita ngaji bareng”

Terdiam mereka. Sejurus bubar juga satu-satu.

Apa jadinya jika saya biarkan dia dibawa?
Orang gila tersebut akan dizhalimi dan dipaksa interogasi. Kemudian direkam, disebarkan, membesarkan was-was. Kemudian viral tanpa memiliki manfaat apapun.. Seperti yg sudah-sudah dan tersebar hari ini.

Tetap tenang, ayyuhal mu’minun!
Tenang itu buah tawakkal, tidak sama dengan lalai..
Waspada harus, mendhalimi jangan..

Oleh: Ustadz Zulfikar Matin Effendi Hafidzahullah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s